Terbaru

ping your blog, website, or rss feed for free

Friday, June 17, 2011

Modifikasi Honda NSR 1997: Presisi Sesuai Dimensi

Modifikasi motor itu harus memikirkan barang yang akan menempel serta perhitungan yang akurat, seperti halnya Honda Nsr 1997 milik Petrus dari Tanah Abang yang kami kerjakan dengan dengan perhitungan yang matang agar tampilan tetap presisi. Harus dipikirkan ukuran yang proporsional sesuai dimensi dari brbagai limbah moge yang dipakai.Jika asal pasang dan tempel saja pasti hasilnya akan berantakan.

Mainframe dan subframe.
Rangka depan dan belakang motor NSR ini diganti semuanya. Mainframe dan subframenya pakai Honda CBR 400. Alasannya tidak terlalu besar, dan masih sesuai dengan dimensi asli motor. Hanya saja pada bagian belakang dilakukan ubahan untuk menyesuaikan bodi belakang yang agak meruncing.

Kaki-kaki.
Lagi2 demi pertimbangan dimensi yang presisi, hampir keseluruhan sektor kaki dan peleg limpahan pakai Suzuki GSX 400. Hanya lengan ayunnya saja copotan Yamaha R6, "Biar terlihat lebih kokoh, yang penting yang penting jangan kebesaran," ujar Bang Rudi Modifikator kami yang agak humoris ini. Untuk menanamkan upside down limbah, tinggal meracik ulang as komstir yang disesuaikan dengan triple tree.

Lantaran besutan ini sudah berganti mainframe milik CBR 400, pemasangan lengan ayun Yamaha R6 yang lebar tidak menemui kendala. Alhasil, dengan pemakaian peranti eks moge, wheelbase jadi agak molor.

Body depan belakang

Konsep superbike racing look menjadi tujuan pemilik motor ini. Repotnya mengkombinasikan baju moge agar tidak belang antara faring milik Kawasaki ZX-6, tangki Yamaha FZR600, dan boodi belakan Yamaha R6. Ukurannya harus direduksi 20-30% lebar dan panjangnya. Hal ini guna mendapatkan dimensi motor yang proporsional.

Lampu Depan dan Belakang.

Lucunya pada sektor lampu ini terjadi gado2 peranti pabrikan. Untuk menampung lampu depan Honda CBR 150, pada fairing Kawasaki ZX-6 diracik ulang. Bodi belakang Yamaha R^ juga disesuaikan guna menampung lampu belakang milik Kawasaki Blitz.



Data Spesifiasi:
Ban Depan                : Battlax BT 92 120/60
Ban Belakang            : Battlax BT 92 160/60
Peleg Depan             : Suzuki GSX 400 3,5 X 17
Peleg Belakang          : Suzuki GSX 400 4,5 X 17
Cakram Depan          : Suzuki GSX 400
Cakram Belakang      : Suzuki GSX 400
Kaliper Depan           : Suzuki GSX 400
Kaliper Belakang        : Suzuki GSX 400
Master rem Depan     : Suzuki GSX 400
Master rem Belakang : Suzuki GSX 400
Sok depan                : Upside Down Suzuki GSX 400
Sok belakang            : Custom Yamaha Vixion
Lengan Ayun            : Yamaha R6
Setang                     : Suzuki GSX 400
Rangka Utama          : Honda CBR 400
Rangka Belakang      : Custom
Bodi Depan              : Kawasaki ZX 6 Custom
Bodi Belakang           : Yamaha R6
Tangki                     : Yamaha FZR 600
Lampu Depan          : Honda CBR 150
Lampu belakang       : Kawasaki Blitz
Mesin                      : NSR SP 1998
Knalpot                    : Aprilia 250 custom
Bengkel BM Custom : 021 93517093
Baca selengkapnya »

Tuesday, June 14, 2011

Sistem Pengisian Motor


Ada 2 tipe alternator pada motor atau mobil :
  1. Alternator dengan medan magnet tetap. Didalam stator alternator terdapat magnet dengan medan magnet yang tetap. Listrik yang dihasilkan sangat tergantung dengan rpm mesin, rpm naik – tegangan akan naik. Alternator jenis ini adalah alternator yang tidak efisien, tapi murah biaya produksinya dan cukup kuat. Ini biasanya terdapat pada motor, termasuk Tiger.
  2. Alternator dengan medan magnet variable. Didalam stator alternator terdapat magnet dengan medan magnet yang tidak tetap. Listrik yang dihasilkan tergantung dari besar-kecilnya medan magnet, dimana medan magnet ini diatur oleh voltage regulator/cut out/ketot (yang terakhir bahasa montir). Alternator jenis ini adalah alternator yang sangat efisien tetapi mahal biaya produksinya, dikarenakan hanya akan memproduksi listrik sesuai kebutuhan. Biasanya terdapat di mobil.

Kedua jenis alternator diatas sama-sama membutuhkan rectifier dan voltage regulator.
Pada alternator tipe 1, rectifier dan voltage regulator dibuat 1 kesatuan alat. Sedangkan untuk alternator tipe 2, rectifier terdapat di alternatornya dan voltage regulator terpisah (umumnya untuk mobil 1980an), tetapi ada juga yang semuanya menjadi 1 dengan alternator (umunya mobil baru)

Fungsi rectifier disini adalah untuk merubah listrik AC ke DC.

Fungsi voltage regulator pada alternator tipe 1 (magnet tetap) untuk mengatur voltage sesuai dengan yang dibutuhkan Bila daya listrik yang dikeluarkan sudah melebihi yang dibutuhkan, sisanya akan dibuang dengan cara men short ke ground di rectifier/ kiprok. Karena itu rectifier/kiprok akan terasa panas karena terjadi proses pembuangan ini. Dan juga ini dapat menerangkan kenapa kiprok tiger sering/cepat rusak.
Fungsi voltage regulator pada alternator tipe 2 (magnet tidak tetap) untuk mengatur besar-kecilnya medan magnet di alternator, sesuai dengan kebutuhan listrik.

Tips cara mengetes rectifier dan alternator. Sebenarnya pernah dibahas oleh bro Edwin Tutkey di thread berjudul "Kiprok rusak indikasinya gimana?", saya hanya menambahkan cara lain.

Cara mengetes rectifier / kiprok:
  • Set multitester/AVO meter di Volt DC 50 V.
  • Tempelkan kabel merah (+) ke kutub Positif dan kabel hitam (-) kekutub Negatif.
  • Hidupkan mesin, biarkan pada rpm idle, lihat pembacaan di meter, harusnya menunjukkan 12 Volt
  • Naikkan rpm sampe >5000rpm, lihat pembacaan harusnya bergerak naik berkisar 13,5 Volt s/d 14,5 Volt (CMIIW). Bila menunjukkan nilai diluar kisaran itu berarti kiprok/rectifier rusak.

Cara mengetes alternator/spul :
  • Copot kabel yang menghubungkan alternator ke kiprok/rectifier.
  • Set multitester/AVO meter di Volt AC 50 V
  • Hubungkan ke dua kabel dari multitester/AVO meter ke 2 kabel kuning dan dari alternator. Hati-hati sekali jangan sampai short/tersambung.
  • Nyalakan mesin, biarkan pada rpm idle.
  • Lihat pembacaan pada AVO meter, bila menunjuk ke kiri, berarti kabel terbalik. Bila menunjuk ke kanan dan pada >12Volt, berarti masih baik.

Yang harus diperhatikan pada system pengisian adalah :
  • Semua socket dan kutub aki harus dalam keadaan bersih, tidak ada oksidasi maupun karat.
  • Pastikan tidak ada kabel yang menyentuh bagian heatsink rectifier.
  • Selalu memeriksa ketingian air aki. Karena ini bisa sebagai indikasi kiprok rusak. Bila air aki cepat habis, berarti arus listrik pengisian terlalu besar, berarti juga kiprok mendekati rusak.

Dari semua uraian diatas, dapat menjelaskan kenapa motor-motor besar lampu headlampnya selalu menyala begitu kunci di on kan. Tujuannya, selain faktor safety, juga utamanya menghemat kerja sistem pengisian listrik. Dengan dinyalakannya headlamp, listrik yang diproduksi oleh alternator (tipe 1) akan dipakai hampir seluruhnya, dengan begitu akan meringankan beban voltage regulator, karena tidak perlu membuang kelebihan produksi listrik yang besar sehingga mengurangi panas yang ditimbulkan proses pembuangan, yang artinya memperpanjang usia rectifier.

Bagi saya pribadi, lebih baik risih ditegor orang dijalan karena headlamp menyala daripada harus beli rectifier baru seharga ratusan ribu.
Baca selengkapnya »

Wednesday, June 1, 2011

10 Sirkuit Balap Termegah di Dunia

Anda termasuk seorang biker kelas berat? Apakah anda juga tukang jalan-jalan alias backpacker? Wah, jika iya, tentunya harus punya nyali dan tentu dompet tebal untuk menyambangi atau berziarah di sepuluh sirkuit balap motor terbaik di dunia. Penuh cerita, kisah, dan sejarah, sepuluh sirkuit balap ini tersebar di benua Eropa, Asia, hingga di ujung selatan Afrika. So, grab your travelling bag, ransel, tiket pesawat dan juga paspormu untuk menjelajahi tempat-tempat “suci” bagi para pecinta motor balap dunia.

1. Laguna Seca

Berada di luar mainland AS, sirkuit ini bisa disebut sebagai sirkuit terkenal di Amerika Utara. Menjadi tuan rumah bagi kontes adu balap seperti MotoGP, WSB, dan AMA racing. Laguna Seca didominasi oleh liukan legendarisnya, Corkscrew corner, turunan spiral menurun yang menyulitkan setiap kamera TV. Ruas lap hairpin Andretti di Laguna Seca menjadi rintangan unik bagi para pembalap. Sirkuit sepanjang 2.238 mile, 11 tikungan ini sendiri berlatarkan asri hijau taman hutan, dekat, California.

2. Brands Hatch

Terletak 20 mil dari London, Brands Hatch menjadi salah satu sirkuit favorit di Inggris. Sirkuit sepanjang 2.3, 9 tikungan ini melegenda ketika menjadi tuan rumah balapan WSB pada tahun 1990an, dimana 100,000 orang tumpah ruah menonton balapan di sirkuit ini.

3. TT Course

The Isle of Man adalah sebuah pulau unik yang terletak antara Inggris dan Irlandia, memiliki parlemen sendiri, hukum dan sistem pajak. Setelah krisis finansial dunia, pulau ini kebanyakan dihuni oleh para bankir dan pembalap motor – nah, kini hanya para pembalap saja yang masih tinggal. Sirkuit balap TT Course pertama kali dibuka pada tahun 1907, dan balapan masih dilakukan hingga saat ini namun dengan rute ruas jalan tertutup. Ini belum seluruh ruas jalanan lembah pedesaan, ruas jalan yang bergelombang dan tekstur yang indah, membuat pulau ini sebagai surga bagi para biker tergila sekalipun yang ingin bebas ngebut bebas polisi. Sirkuit modern TT Course sepanjang 37,5 mil, plus 200 tikungan siap untuk dilahap oleh siapapun.

4. Phillip Island

Pulau dengan sirkuit balap ini terletak di di pesisir berbukit di pulau Philip, memberikan aura tersendiri bagi para pembalap dunia. Sepanjang 2.7 mil dengan 12 tikungan, termasuk tikungan menurun legendaris yang menegangkan, Lukey Heights. Menyaksikan para ksatria motor GP saling bertarung memperebutkan posisi merupakan momen balapan terbaik dan tak terlupakan.

5. Donington

Donington Park salah satu sirkuit terpopuler di Inggris. Berada di tengah Inggris, dekat Leicester, sirkuit sepanjang 2.5-mile, 12 tikungan ini memiliki dua kelokan tajam yang terkenal, Redgate dan Craner Curves. Kontur sirkuit balapan yang sedikit curam, menjadikan setiap balapan MotoGP menjadi begitu serunya. Dan bagi para diehards motor balap di Inggris, Donington bak jantungnya olahraga Britania.

6. Mugello

Sirkuit ini terletak di pojok wilayah yang begitu indah, La Dolce Vita, di Florence. Mugello memiliki 15 tikungan dengan panjang 3.26. bermukim di perbukitan, dengan kontur tanah naik turun, dan memiliki trek lurus yang terpanjang. Bayangkan para biker MotoGP menggenjot motor hingga 200 mph-plus sebelum akhirnya rem mendadak ketika bertemu tikungan pertama menanjak.

7. Sepang

Sirkuit Sepang memang proyek mercusuar pemerintah Malaysia. Sirkuit ini menjadi salah satu sirkuit kelas dunia yang mewah. Berjarak 3.44-mile, sirkuit ini sangat artistik dengan atap stadium seperti pohon palem, representasi kejayaan ekonomi negara tersebut.

8. Suzuka

Sirkuit satu ini kerap dianggap sebagai salah satu sirkut terberat di dunia. Didirikan pada tahun 1962 untuk pabrikan motor Honda. Begitu unik dengan delapan layout, trek sepanjang 3.6 mil yang saling memotong, plus 17 tikungan yang bervariasi. Begitu sulit dan kerasnya, sebuah peristiwa tragis memakan korban pembalap motor Daijiro Kato pada tahun 2003. Diputuskan MotoGP tak akan kembali ke sirkuit kejam ini, meski seri balap ketahanan Suzuka Eight-Hour tetap menghidupkan nama besar Suzuka.

9. Catalunya

Sirkuit Catalunya, berada di dekat Barcelona ini, benar-benar sirkuit lengkap. Seluruh infrastruktur dan fasilitas untuk menadi tuan rumah balapan mulai dari F1 sampai MotoGP, super lengkap. Treknya sepanjang 2.87 mile, lebar, dan penuh dengan belokan. 16 tikungan, termasuk tikungan tapal kuda terkenalnya. Trek lurusnya begitu panjang dan menjadi tempat seru mendengar deru mesin MotoGP digeber hingga 200 mph.

10. Kyalami

Sirkuit Kyalami yang terletak di Afrika Selatan, dahulu sering menjadi tuan rumah balapan MotoGP dan F1. Dibangun pada tahun 1961, sirkuit ini menjadi tuan rumah tetap untuk seri balap WSB. Kyalami betul-betul sirkuit ekstrem! Bayangkan sebuah sirkuit pada ketinggian 5000 kaki di atas laut. Saking ekstrem, sepuluh persen dari kekuatan mesin motor balapan bakal tergerus pelan-pelan.

Trek sirkuit dengan panjang 2.6-mil bergelombang, dengan 13 tikungan ini mungkin bukan termasuk sirkuit yang aman: Regis Laconi harus patah punggung setelah terjatuh saat melahap tikungan. Namun Kyalami tampak artistik sebagai sirkuitnya bangsa Afrika dimana di lintasannya dihiasi bangunan tradisional lokal bernama “bromas”. Peter Marr.
Baca selengkapnya »

Friday, April 8, 2011

Modifikasi Harley Davidson FatBoy 1996 1400cc "Peace of Love"


Beragam ekspresi bisa dituangkan pada banyak media, mulai dari kertas, kanvas, diding, sampai pada sebuah motor. Seperti halnya yang dilakukan Antonius Chandra punggawa Ton's Chrome yang gemar modifikasi. Harley Daviddson Fatboy lansiran 1996 miliknya menjadi sasaran untuk menuangkan ide dan kreasi imajinasinya.
Konsepnya sederhana, "Cinta Damai" ujar bapak tiga anak ini. Pasalnya design accesories yang digunakan dirancang mirip senjata2 perang. Maksudnya daripada dibuat perang mending untuk menghiasi besutannnyaini, jelasnya.
Terlebih di markasnya Jl Ciputat Raya 20A Tanah Kusir, Jaksel, segala peralatan lengkap tersedia. Jadi urusan pengerjaan tidaklah sulit dilakukan.

 


Tiga Buah Peleg Mobil.
Untuk medapatkan bentuk yang gambot, Anton menggabungkan dua peleg mobil menjadi satu untuk roda bagian belakang. Dua pelg tersebut dibelah, diambil 13 inchi kemudian digabung  untuk mendapatkan tapak 26 inchi, untuk menampung ban ukuran 280/55. Sedangkan  roda depan hanya menggunakan satu peleg ukuran 18 inchi yang diracik menjadi lebar 14 inchi.



Rangka dan kaki-kaki.
Berhubung yang dipakai hanya mesin, shock depan dan mainframe, keseluruhan rangka dibangun dari nol lagi.  Subframe dipangkas 30cm agar bisa menampung ban yang lebih lebar. Sedang lengan ayun dibuatkan khusus dengan model kapak dari plat baja 8mm. Sok depan tetap pakai aslinya, namun ada penambahan cover agar terlihat kekar.

Rake dimajukan 10cm
Segitiga setang asli diganti buatan sendiri. Begitu juga dengan rake pad as komstir yang diubah 10 derajat kedepan guna mendapatkan posisi berkendara yang nyaman dan wenaak... juga tampilan yang lebih panjang.



Tangki dan aksesori
Keseluruhan bagian ini hasil buatan tangan, mulai dari tangki, setang berbentuk golok, as roda dan foot step berbentuk tombak, sampai pedal rem da pedal gigi di desain seperti pisau. Dan desain headlamp dibuat seperti topi perang tentara cina jadul.

 
Mesin dan knalpot.
Pada tahap terakhir penggarapan, kurang puas dengan mesin fatboy 1400cc, modifikator katrok ini menanamkam mesin STD 1600cc yang dipadu knalpot free flow buatan sendiri, "Selain bertenaga, suaranyapun lebih menggeleber", tuntasya puass...


Baca selengkapnya »

Thursday, April 7, 2011

Modifikasi Honda Beat 2008 Untuk OMR

Salah satu skutik kencang di ajang balap roadrace adalah Honda Beat racikan Dunia Motor, Ciputat Tangerang, Banten."Beat ini untuk kelas Tune-Up, juga kerap dibawa ke ajang OMR Honda," Ujar Jimmy punggawa bengkel resmi Honda (AHASS) itu.

Cukup Banyak ubahan di jeroan mesinnya, maklum untuk kelas ini perlu ramuan tambahan dibandingkan kelas standardnya. Seperti penggunaan piston'jenong',lantas kem dengan lift 7,5mm dengan dengan durasi 265 derajat.

Ubahan ini tentu diramu lagi dengan suplai dari karburator Keihin PE28 yang nantinya campuran bensin dan udara ini akan dibakar oleh percikan busi dari koil standar yang diatur pengapiannya lewat CDI BRT.

Sementara pada penyalur dayanya ada ubahan tersendiri pada CVTnya. Dengan roller 7-8g dan Lantas kampas kopling (kopling ganda) Kawahara nafas jadi lebih panjang, meski belt dan per CVT tetap standar, pada skutik berknalpot Kawahara ini.



Data Spesifikasi Modifikasi Honda Beat
  1. Piston                : FIM 54,4mm
  2. Camshaft lift       : 7,5mm durasi 265 derajat
  3. Karburator          : Keihin PE28
  4. Klep                   : in27,5mm ex:23mm
  5. CDI                    : BRT
  6. Koil                    : Standar
  7. Knalpot              : Kawahara
  8. Roller                 : Kawahara
  9. Kampas Kopling : Kawahara
  10. ShockBreaker     : Showa
Baca selengkapnya »

Modifikasi Honda NSR 150R

Modif Honda NSR 150R, Yamaha R6 2-Tak Dari Tangerang.
Perubahan wujud Honda NSR 150R milik Ahmad Furqon ini berawal dari tantangan. Dia coba menantang Agus Witjax buat modifikasi sport Honda 2-tak ini agar tampil beda. Hal itu pun disanggupinya.


Malah konsep awal diserahkan langsung ke Furqon. “Pilihan jatuh ke Yamaha YZF R6. Barulah dari situ konsep keseluruhan dibicarakan berdua,” ungkap Witjax yang punya workshop Witjax Modizigner di Jl. KH Hasyim Ashari, Cipondoh Raya, Komplek TU, No. 9, Tangerang.

Peralihan desain dari NSR ke R6, dimulai dari rangka belakang dulu. Sebab, rangka NSR sejatinya tergolong rata alias datar. Sedang R6, nungging. Maka itu, sasis standar dari bagian tengah hingga buntut dipotong.

Setelah itu, dibuat tulang baru dengan pipa besi ukuran ¾ inci. Tentunya, derajat sasis dibuat semakin meninggi ke belakang. Sehingga ketika dipasang bodi, buntut terlihat menungging. Sesuai desain R6 deh! Di dalam bodi belakang yang nungging ini pun terdapat wadah oli samping yang dibuat ulang dari fiberglass juga, lho.

Kelar bikin rangka tengah, beralih ke tangki. Wadah bahan bakar standar alias tangki NSR tak lagi dipakai. Gantinya pakai punya Ninja 150R. “Kalau punya NSR tangkinya datar dari depan hingga belakang,” timpal modifikator 27 tahun itu.



Tapi biar desainnya sesuai milik R6, part itu pun dilapis kondom dari fiberglass. Lekuk siku alias detail tangki dibuat semirip mungkin desain tangki R6. Kelar semua, baru deh semua 'baju' yang dilabur kelir kuning dipasang. Sip! (www.motorplus-online.com)
Penulis : Eka | Teks Editor : Nurfil | Foto : Endro
Baca selengkapnya »

Modifikasi Honda Scoopy 2010

Modif Honda Scoopy 2010 Roda Tiga, Asyik Buat harian. Ini bukan varian baru dari Honda Scoopy model tiga roda yang diluncurkan PT Astra Honda Motor (AHM). Namun ini hanya permintaan khusus Tedy Anwar kepada bengkel G2C agar skubeknya dibuat jadi trike alias motor tiga roda.


“Kebetulan saya suka jalan-jalan naik motor tapi bukan untuk harian, biar lebih nyaman tercetus ide Scoopy dibikin jadi roda tiga,” ujar pria yang tinggal di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Untuk meramu roda tambahan ini aplikasinya meniru kaki-kaki belakang mobil. “Model suspensi belakang dan breket dibuat independent seperti yang kebanyakan diaplikasi pada mobil,” ujar Wardoyo punggawa G2C yang mangkal di Gandul, Cinere, Depok.

Jadi, pada bagian bawah CVT dibuat semacam dudukan dari pipa besi untuk menopang dua suspensi. Dudukan besi ini juga bertugas menahan as roda belakang yang berhubungan langsung dengan roda. “Biar stabil pada ujung kanan dan kiri as roda dipasang laher,” lanjut Wardoyo yang memanfaatkan as roda mobil.

Untuk trasfer tenaga dari as roda Scoopy dibuat gir yang berhubungan langsung dengan as roda belakang. Namun berhubung Scoopy dari pabriknya pakai pelek racing untuk dudukan gir akhirnya diakali pakai tromol Vario.



“Jadi, posisi gir penggerak roda belakang sudah nempel di teromol Vario,” terang Wardoyo yang harus mengubah sumbu roda Scoopy menjadi 150 cm untuk ngejar stabil.

Lantas final gear yang berhubungan dengan as roda belakang dipasang segaris dengan gir depan. Untuk menyiasati biar roda belakang motor enggak saling tarik saat melaju, dibuat hanya bagian roda kanan aja yang berputar.

Padahal kalau memanfaatkan bekas gardan mobil, diyakini bakal lebih sempurna lagi. Roda kiri-kanan tetap bisa berputar semua. Dipakainya lebih aman.

Untuk ubahan bodi juga disesuaikan biar estetika tetap terjaga. Solusinya bagian cover bodi kiri dan kanan Scoopy dibuat ulang memanfaatkan bahan pelat besi. “Desainnya masih mengikuti asli cover bodi Scoopy, cuma dimensi yag sedikit dibuat lebih besar,” urai builder spesialis bodi pelat besi ini.
Penulis : Belo | Teks Editor : Nurfil | Foto : Adib
Baca selengkapnya »